Android versi baru yang disebut sebagai Jelly Bean tak hanya tampilannya saja yang terkihat lebih segar tetapi Android 4.1 ini juga menyimpan segudang fitur dan kelebihan, dan salah satu kelebihannya adalah tingkat keamanan yang baik.
Dalam analisa yang dipublikasikan hari Senin kemarin, peneliti keamanan Jon Oberheide mengatakan bahwa Android versi 4.1 alias Jelly Bean adalah OS versi pertama yang dikembangkan Google untuk bisa menerapkan perlindungan dengan pengacakan tata letak alamat.
Tidak seperti pendahulunya, Jelly Bean menyediakan pengacakan untuk sesuatu yang dikenal sebagai position-independent executable. Hal itu akan membuat jauh lebih sulit bagi hacker menerobos sistem. Jelly Bean juga menyediakan pertahanan untuk mencegah eksploitasi kebocoran informasi yang berpotensi menyebabkan eksploitasi OS lebih lanjut.
Dengan platform bersifat open-source, tentunya akan banyak para peretas yang dapat melihat kode-kode tersebut, berbeda dengan iOS yang bersifat closed-source. Android belum memperkenalkan code signing, sebuah perlindungan yang dirancang untuk mencegah aplikasi tidak sah berjalan di OS. Sementara di iOS sudah menggunakan cara ini sejak lama untuk meminimalisir program jahat dapat terinstal di OS.



